|
PERADABAN
KUNO DI LEMBAH INDUS
Pada
1922, arkeolog menemukan situs kota kuno yang dinamakan Kota Harappa.
Kemudian pada sekitar 400 mil di sebelah tenggaranya juga ditemukan kota
kuno lainnya, Mohenjo-Daro. Berdasarkan hasil penelitian mereka,
diperkirakan bahwa peradaban kota-kota tersebut muncul pada sekitar
3.000 S.M hingga 1.500 S.M. Situs kota-kota kuno ini terletak di Distrik
Larkana, Sidth (Pakistan) dan dikenal sebagai situs Peradaban Lembah
Indus. Belakangan ditemukan lebih banyak lagi bekas kota di area situs
tersebut hingga keseluruhannya mencapai hampir 1.400 bekas kota. Dengan
komunitas penduduk pada masing-masing kota berkisar 35.000 orang maka
daerah ini dahulunya merupakan peradaban suatu komunitas yang ramai.
Walaupun muncul ribuan tahun
sebelum masehi, namun dari bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan oleh para
ahli, menunjukkan bahwa pada masa itu, penduduknya telah memiliki tingkat
peradaban yang sangat tinggi. Antara lain ditunjukkan dengan kemampuannya
dalam hal perencanaan tata ruang kota dengan struktur jalanan yang lurus
dan rapi, rumah tempat tinggal berbahan bangunan batu merah yang
bahkan telah dilengkapi bak mandi pribadi hingga anak-anak yang telah
bermain dengan berbagai jenis mainan (kereta-keretaan kecil, peluit
berbentuk burung, dll) serta para perempuannya yang sudah mengenal
pemoles bibir (gincu), mengenakan perhiasan berukiran indah (berarti
juga sudah mengenal teknik pengolahan logam) dan baju berwarna-warni. Untuk
fasilitas umum, juga terdapat kolam renang dengan fasilitas yang cukup
lengkap di Kota Mohenjo-Daro. Mereka juga memiliki tempat
penampungan air bersih (reservoir) raksasa, dengan saluran-saluran yang
terhubung ke tiap-tiap rumah penduduknya. Terdapat beberapa bukti
tanda-tanda pemusnahan peradabannya adalah dari suatu sebab yang mirip
dengan efek bom atom. Jalan-jalan dipenuhi serpihan seperti kaca hitam yang
ternyata adalah terbentuk dari tanah liat yang mencair karena panas yang
sangat tinggi. Pada beberapa sisa kerangka yang ditemukan, ada dalam
berbagai posisi seperti sedang berpegangan tangan, tampaknya terlanda
malapetaka dahsyat yang muncul tiba-tiba.
Sumber:
1.
Department of
Archaeology and Museums, Govt. of Pakistan (photograph’s courtesy).
2.
Kenoyer,
Jonathan Mark & Richard H. Meadow. Harappa 2000-2001. San Fransisco:
2001.


sebelumnya
| awal | berikutnya
|